Categories
motivasi

Belajar Dari Kisah “Perampok Cerdas”

perampok cerdas

[Perampokan di sebuah bank]

Jadi ada 2 orang perampok. Perampok senior dan junior.
Perampok ini masuk bank lalu berteriak : “jangan bergerak! Uang ini milik negara sedangkan nyawa anda milik anda sendiri. Diam atau kami tembak.
Lalu kemudian semua orang di bank tiarap. Karena mereka lebih sayang terhadap mereka sendiri
Itu namanya “mind change” mengubah pola pikir yang td nya lawan kita menolak. Tapi akhirnya bisa menerima.

Setelah itu ada satu cewek yang mencoba merayu junior. Tapi junior berkata maaf ini bukan pemerkosaan tapi perampokan diam atau saya tembak.
Itu namanya profesional dan fokus terhadap tujuan walaupun ada godaan.

Setelah berhasil merampok mereka kembali ke markas, lalu junior berkata kpd senior. Bos ayo kita hitung hasil rampokan kita. Tapi si senior menjawab “tidak usah repot menghitungnya, nanti juga ada beritanya di TV.
Itu namanya experience / pengalaman, kadang senior atau orang yang pengalaman lebih paham dari kita yang junior dalam mghadapi sebuah masalah.

Setelah itu manager dan kacab di bank itu membuat laporan perampokan ke kepolisian. Terus Managernya berkata kepada kacabnya. Bagaiman kita buat laporan yg tadinya hilang 10 M menjadi 100 M. Nanti hasilnya kita bagi.
Itu namannya Killing Bored menghilangkan bosan dan mengubah situasi sulit menjadi keuntungan pribadi.

Setelah itu ada berita di TV melaporkan bahwa ada perampokan di bank dengan total 100 M. Dan perampok itu marah-marah dia capek-capek merampok hanya dapat 10M sedangkan orang bank tanpa susah payah dapat 100m. Ternyata lebih enak jadi perampok yang berpendidikan.
Itu namanya knowledge penting nya pengetahuan.

Setelah itu Manager dan Kacabnya pulang dari kantor dengan perasaan gembira dan di depan ada security kantor.

Sambil ngode kepada manager dan kacabnya, eghemmmm..
Terus security ini akhirnya di kasih uang.
Itu namanya Magic of Lucky.
Keberuntungan, dia beruntung berada di posisi yang bagus.

Intinya kita bersukur dengan posisi dan keadaan kita sekarang krn kita beruntung bisa seperti keadaan kita sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *